Kamis, 01 September 2011

Tips melupakan mantan pacar


Untuk bisa melupakan mantan pacar memang bukan hal mudah, karena saya yakin masalah yang satu ini kadang-kadang memang gampang gampang susah. Selain itu untuk bisa melupakan mantan pacar, karakteristik serta perasaan masing-masing individu akan berbeda-beda sehingga keputusan serta komitmen kita akan sangat memberikan kontribusi untuk benar-benar bisa untuk melupakan si dia. Cara apapun yang kamu lakukan kalau kamu tidak berkomitmen untuk melupakan dia, itu tidak akan berhasil. So, jika kamu emang pengen ngelupain dia, tips melupakan mantan pacar versi saya personal yang pertama adalahkomitmen. Komitmen untuk membuktikan diri bahwa kamu bisa hidup dengan menjalani tanpa dia. Tetaplah jalani hari-hari kamu apa adanya, jangan bersikap seolah kehidupan sudah berhenti dalam diri kamu. Tetep tegar dan tetap untuk menjadi diri kamu apa adanya.
Jika itu sudah kamu lakukan, kemudian simpanlah atau buang saja semua barang-barang dari si dia. Bukannya kita tidak menghargai pemberian dari si dia, kalo kamu sayang untuk ngebuangnya ya di simpan aja. Ini setidaknya untuk menghindari agar kamu tidak teringat lagi sama dia ketika kamu melihat barang tersebut. Apalagi jika ada sebuah barang yang menurut kamu bener-bener memiliki makna banget, mungkin hadiah ulang tahun, boneka, kalung/cincing, foto, dsb.
Jangan keseringan bengong, cobalah untuk menyibukkan diri. Kerjain tugas kek, bersihin rumah/kamar kek, main ke rumah teman, atau merencanakan sebuah aktivitas yang menurut kamu positif. Dengan bersikap lebih aktif, itu akan mencegah kamu untuk mengingat dia kembali. Selain itu, malam harinya pun kamu bisa lebih mudah untuk tertidur karena kondisi tubuh kamu yang sudah lelah beraktivitas seharian.
Next, mencoba untuk membuka hati kembali. Naahh…, daripada cakep kamu hilang gara-gara bengong mulu kaya’ ayam sakit [SMILE!], mendingan coba untuk membuka hati kembali untuk orang lain. Meskipun poin ini tidak gampang, tapi dengan membuka hati dan belajar untuk menerima orang lain mencuri hati kamu, kamu bisa sadar bahwa ada orang lain yang sayang, mau memperhatikan kamu, dan yang pasti kamu akan mendapatkan keyakinan bahwa kamu bisa mendapatkan seseorang yang lebih baik dari dia. Siapa tahu aja orang yang kamu kenal itu lebih baik dari mantan kamu. Kalo belum dapet juga, cari donk. Atau kalau mau nge-jomblo dulu itu juga pilihan bagus bagi kamu untuk sekedar menenangkan diri, jomblo juga asyik kok :)
Yang kelima, nggak ada lagi. Maksud nggak ada lagi disini adalah, nggak ada lagi (mencoba menghapus) dalam fikiran kamu untuk mengingat tentang dia. Ini bukannya memutuskan silaturahmi lho… ini sekedar untuk mengantisipasi suatu keadaan. Misalnya seperti ketika kamu lagi sendiri, atau mungkin ketika kamu jalan ke suatu tempat dimana tempat itu mungkin dulunya sering kamu kunjungi sama dia. Jangan diingat-ingat lagi, itu masa lalu teman! Sekedar mengingat boleh, tapi jangan sampai terlarut sama keadaan ;-)

Ingin Melupakan Mantan?


Saya heran ketika begitu banyak klien wanita yang datang kepada saya untuk untuk sesi hipnoterapi dengan permasalahan yang sama: “aku pengen bisa ngelupain mantan aku”. Dan apabila anda termasuk salah satu wanita yang baru saja akan mengatakan itu pada saya, what should I say? Anda adalah wanita yang ke-50 pada bulan ini.. Selamat! anda mendapatkan piring cantik! Yang saya lemparkan sendiri ke muka anda! Just kiddin’
Pertanyaannya sekarang adalah: “apakah dengan hipnoterapi anda benar-benar bisa melupakan mantan anda?”
Perlu anda ketahui, hipnoterapi SANGAT BISA digunakan untuk melupakan mantan anda. Namun yang menjadi masalah utamanya adalah apakah dengan melupakan mantan anda berarti segala masalah akan selesai begitu saja? Well, jawabannya TIDAK Dan TIDAK AKAN PERNAH!
Mengapa demikian? Ok, sebelum saya jelaskan mengapa melupakan mantan tidak menyelesaikan permasalahan anda, silahkan luangkan sedikit lagi waktu anda untuk mendengarkan cerita saya. Saya pernah mendapatkan klien yang phobia dengan permen lolipop. Mungkin terdengar sedikit aneh buat anda, bagian mana yang menakutkan dari sebuah permen lolipop?
Ketika saya tanya bagaimana ia bisa phobia dengan lolipop, dia tidak ingat sebabnya, yang dia tahu adalah ketika melihat lolipop ia merasa jijik, mual, dan terkadang sampai muntah-muntah. Dan yang perlu saya garis bawahi disini adalah ia TIDAK INGAT penyebabnya. Setelah saya mulai memundurkan ingatannya dengan age regression hingga ia kembali ke masa pertama kali ia merasakan perasaan tersebut, barulah ia menyadari bahwa sebenarnya penyebabnya adalah ketika ia melihat secara langsung proses penyembelihan hewan kurban. Saat ia merasakan jijik dan mual, ia menangis keras dan orang tua nya memberinya permen lolipop, sehingga secara TIDAK SENGAJA permen lolipop telah menjadi stimulus untuk memunculkan respon jijik & mual tersebut. Apa hubungannya dengan melupakan mantan? Sabaaaar.. nanti saya jelaskan
Bagaimana bisa proses sesederhana itu menimbulkan efek ekstrim? Ok, saya beri satu contoh yang saya yakin sebagian besar dari anda pernah mengalaminya. Pernahkah anda patah hati, kemudian mendengarkan lagu yang super mellow macam D’Masiv, Ada Band, lagu-lagu sedih dari drama Korea atau semacamnya? Kemudian setelah jangka waktu yang cukup lama, anda akhirnya berhasil melupakan mantan anda. Namun ketika mendengarkan kembali lagu yang sama dengan lagu yang anda dengarkan ketika anda patah hati, tiba-tiba saja perasaan mellow pun datang kembali, atau parahnya anda mulai menangis, kesal, atau mengingat kembali masa-masa indah dan mulai ngarep lagi dengan mantan anda, berharap segala momen indah itu bisa anda rasakan kembali, meskipun anda sebenarnya tahu persis bahwa kembali padanya adalah IDE TERBURUK yang pernah terlintas dalam pikiran anda.
Namun perasaan anda akhirnya mengalahkan logika anda. Anda mulai berpikir dan merasa mungkin inilah cinta sejati?! Karena hanya dengan orang inilah anda bisa merasakan kehilangan yang begitu besar, betapa sakiiiiiiiiiit rasanya ketika anda tidak merasakan kembali orang ini di dekapan anda. Anda mulai berpikir “kok bisa sesakit ini ya? Baru pertama kali aku merasakan yang seperti ini, ini pasti CINTA SEJATI”. Akhirnya anda menelpon lagi mantan anda, ngajak ketemuan, dan anehnya meskipun sudah jelas-jelas dia sudah tidak mungkin dengan anda, anda tetap yakin bahwa setelah bertemu nanti, melakukan hal-hal menyenangkan & mengunjungi tempat-tempat favorit yang membangkitkan memori masa lalu, ia akan kembali tertarik pada anda.
Dan maaf kalau saya merusak mimpi indah anda: itu semua tidak akan terjadi!
Bahkan ketika mantan anda meninggalkan anda karena larangan orang tua, atau sebab lain yang berarti bukan karena ia sudah tidak tertarik dengan anda, anda akhirnya masih melihat harapan disana, dan anda bersikeras mengejarnya. Bro/Sis, ini justru menunjukkan bahwa ada value (nilai hidup) yang lebih tinggi daripada anda sehingga ia memilih untuk meninggalkan anda. Padahal kenyataannya adalah: value anda sudah tidak sebesar itu, sehingga ia akhirnya tidak perlu repot-repot memperjuangkan anda, atau lebih parahnya : akhirnya ia menemukan situasi dan alasan yang tepat untuk bisa melepaskan dirinya dari anda. Dan meski anda berhasil balikan sekalipun, itu tetap tidak sehat untuk kehidupan romansa anda di masa depan. Terdengar terlalu berlebihan dan kejam, eh? Silahkan pilih sendiri anda lebih percaya yang mana… J
Mengapa? Karena masalahnya ada pada diri anda! Semua yang anda lihat adalah ilusi, ilusi yang muncul ketika anda menaruh harapan terlalu tinggi pada pasangan anda. Ok, masalah ilusi akan saya bahas lebih lanjut lain waktu!
Apabila saat ini anda mengalaminya dan merasa dunia serasa akan kiamat, saya mengerti perasaan anda. Saya pun pernah mengalami-nya, dan saya tahu persis itu tidak mudah. Jadi silahkan anda meratapi dan menikmati sejenak betapa sakitnya ini semua. Saya tidak akan menghalangi anda! J
Saya juga pernah berpikir bahwa dengan seiring berjalannya waktu, jiwa saya akan tersembuhkan dengan sendirinya, namun setelah salah satu brother terbaik saya, Kei Savourie, memberi tahu saya dengan frontal di depan wajah saya bahwa “waktu tidak akan menyembuhkan kamu, tetapi apa yang kamu lakukan selama waktu itulah yang akan menentukan keberhasilan proses penyembuhan dirimu”, sejak saat itu saya menjadi orang yang lebih berani menghadapi kenyataan, dan lebih bertanggung jawab terhadap diri saya. Saya tidak lagi MEMILIH untuk berlama-lama larut dalam situasi ini dan SEGERA menyelesaikan masalah, meski terdapat perasaan ingin menunda-nunda begitu besar untuk bertemu sorang terapis dan itu WAJAR karena saya tidak cukup siap untuk melepaskan semua ini.
Here’s the explanation of your problem now:
Ada 10 informasi yang menjadi faktor pembentuk memori:
1-6. 5W1H (What, Where, When,Who, Why, How)
7-9 Visual, Auditory, Kinestetic (gambaran visual, suara, sensasi)
10. Emosi
Informasi 1-9 adalah informasi yang sifatnya obyektif, sedangkan informasi 10 adalah satu-satunya informasi yang menentukan apakah anda akan memaknai apakah suatu peristiwa/kejadian itu baik atau buruk. Anda bisa saja berada di konser yang sama dengan orang-orang yang sama, dengan kejadian yang sama, namun anda begitu menikmatinya sedangkan teman anda yang lain bete-nya setengah mati. Here’s the key: emosi menentukan interpretasi pengalaman anda!
Jadi pada contoh kasus phobia lolipop, MESKIPUN klien MELUPAKAN segala objek, kejadian, dan semua informasi dari faktor memori no.1-9, ia TETAP MERASAKAN EFEK EMOSI NEGATIFNYA. Bahkan respon negatif tersebut bisa keluar sewaktu-waktu apabila berhadapan dengan stimulus yang tepat. Dan tidak jarang apabila tidak dikeluarkan dalam jangka waktu lama, emosi ini mewujud menjadi penyakit fisik (kanker, jantung, alergi, atau sekedar sakit punggung) yang lebih akrab disebut psikosomatis, yaitu penyakit fisik yang penyebab utamanya adalah permasalahan mental. Penyakit seperti ini biasanya tidak pernah bisa sembuh sampai akhirnya emosi negatif yang selalu ditekan di dalam diri ini dilepaskan.
Sudah banyak ditemukan kasus penyakit kanker yang penderitanya sudah operasi berkali-kali dan kanker tersebut selalu kambuh lagi, karena permasalahan utama belum dicabut. Setelah emosinya dilepaskan dengan teknik terapi hipnoterapi, psikologi, maupun terapi pikiran lainnya, hanya dengan satu kali lagi melakukan operasi, kanker tersebut sudah tidak pernah kembali lagi.
Sekali lagi MELUPAKAN HANYALAH menghilangkan faktor 1-9 dalam pembentukan memori. MELEPASKAN emosi lah yang seharusnya dilakukan. Hasilnya nanti adalah: anda bisa mengingat semua kejadian tanpa terbengaruh emosi yang ada di dalamnya.
Itulah gambaran yang akan terjadi apabila anda dengan skeptiknya meminta saya untuk membuat anda melupakan mantan anda. That’s why I said “melupakan tidak akan menyelesaikan masalah ”
Kabar buruknya adalah tidak ada pil instan untuk menyembuhkan anda saat ini. Tapi sekedar DAMAGE CONTROL untuk pertolongan pertama pada ke-sekarat-an anda, saya akan memberikan tips untuk me-release emosi anda. Perlu anda ketahui teknik ini bertujuan untuk mengurangi rasa “sakit” tapi bukan sebagai penyembuhan utama. Dan inilah basic-nya…
Yang anda butuhkan saat ini adalah melepaskan! Entah itu memaafkan mantan anda atau memaafkan diri anda sendiri. Karena memaafkan itu bukan tentang orang lain, tetapi tentang berdamai dengan diri anda sendiri. Memaafkan lebih berarti untuk diri anda daripada orang yang anda maafkan. Gunakan teknik sederhana ini yang disebut dengan OBJECT IMAGERY ini untuk pertolongan pertama apabila anda memang benar-benar sudah tidak kuat dan kebetulan anda juga belum siap untuk bertemu dengan seorang terapis, lakukan sejenak step-step di bawah ini, kemudian BERHENTI MEMBACA lebih lanjut dan lakukan SEKARANG JUGA :
Berikan nama pada emosi anda, entah itu marah, kesal, merasa dikhianati atau apapun itu. Tentukan namanya
Ambil barang di sekitar anda, apa saja, yang kira-kira cukup handy untuk anda genggam, dan cukup rela untuk anda jatuhkan ke lantai, boleh kertas yang sudah anda remas-remas dan anda buat seperti bola, atau pensil, atau apapun juga!
Biarkan emosi anda bergejolak, biarkan perasaan tersebut menguat dengan mengingat-ingat rasa sakit anda ketika dikhianati, membayangkan pertengkaran anda dsb. Kelebihan teknik ini adalah justru sangat efektif saat anda merasakan emosi yang intens, justru ketika anda tidak terlalu meledak-ledak, efeknya malah tidak akan sefantastis dengan saat anda benar-benar emosi. Jadi teknik ini paling efektif dan paling terasa manfaatnya ketika anda sedang benar-benar sedang “sekarat”.
Sekarang genggam objek tersebut dengan SANGAT ERAT, SEERAT MUNGKIN, seerat anda tidak ingin melepaskan perasaan anda saat ini. Perlu anda SADARI BENAR bahwa benda yang anda genggam erat melambangkan perasaan/emosi anda yang sedang kacau saat ini. Genggaman anda melambangkan seberapa keras anda ingin tetap menikmati perasaan tidak nyaman ini.
Kemudian buka genggaman tangan anda dan lihat baik-baik benda tersebut berguling-guling/bergerak-gerak di tangan anda. Perhatikan bahwa benda ini sebenarnya tidak menempel pada tangan anda. Anda sebenarnya bisa melepaskannya kapan saja. Genggaman andalah yang membuat benda tersebut seolah menempel pada tangan anda. Inilah yang sebenarnya yang terjadi dengan emosi anda saat ini. SADARI ini dengan penuh keyakinan.
Sekarang, sekali lagi genggam yang erat objek yang anda pilih tadi, sebutkan emosi anda (misal: “Saya marah/kesal/merasa dikhianati!”), genggam seerat-eratnya selama mungkin anda menginginkannya, dan bayangkan objek yang anda genggam saat ini memang adalah emosi anda saat ini.
Kapanpun anda merasa siap untuk melepaskan, Lepaskan benda tersebut sambil menghembuskan nafas lewat mulut dengan sangat cepat 1x saja.
Sebagai penutup, silahkan tarik nafas dan hembuskan nafas sampai mengeluarkan suara menghela nafas semacam “hooooaaaaaaahhhhh” (menghela nafas, bukan berteriak) dengan keras sebanyak 3x. Kemudian bersyukur kepada Tuhan dengan mengucap Alhamdullillah, Puji Syukur, Astungkara, Namo Buddhaya atau bahkan “DAMN IT! Thanks GOD!” atau apapun kata-kata syukur yang anda pilih..selamat mencoba…
lakukan beberapa kali sampai anda merasa lebih enakan.
Apabila teknik ini membantu meringankan beban anda silahkan anda sebarkan link artikel ini. Dan apabila anda merasa teknik ini saja tidak cukup dan anda sudah SIAP untuk melepaskan emosi anda, silahkan menghubungi saya di link ini untuk sesi terapi.
Bahkan apabila anda juga tertarik untuk mempelajari teknik-teknik terapi untuk barangkali membantu kerabat di sekitar anda, silahkan mengikuti kelas Codebreaking Hypnosis.
Oh iya, tidak lupa titipan sponsor, baca juga artikel Hypnoromance Institute untuk meningkatkan kualitas hubungan romansa anda, dan ikuti juga kelas Hypnoromance untuk menaikkan level mindset romansa anda dan mempertajam skill komunikasi romansa anda.
Your Enigmatic Brother,
~ Leith Keshava

Cara melupakan Mantan Pacar


Berpisah dengan pasangan memang tak mengenakkan. Apalagi jika sudah terlanjur cinta. Tak heran jika pascaperpisahan, keinginan untuk menghubungi mantan pacar, bahkan hasrat untuk kembali menjalin hubungan, tak terbendung lantaran tak bisa melupakan mantan pacar. Anda bisa lebih mudah mengatasi kondisi tak nyaman pascaputus hubungan ini, dengan menjalani sejumlah kiat dari pakar ini.
Rebecca Gladding, MD, penulis You Are Not Your Brain, mengatakan, jika Anda mengatasi kondisi pascaputus dengan cara yang benar, akan lebih mudah bagi Anda untuk melupakan mantan, cepat pulih kembali, dan menemukan hubungan baru yang lebih baik.
1. Cari fokus lain dalam 30 menit
Si dia ternyata bukan tipe pria yang tepat untuk Anda, lalu Anda memutuskan hubungan. Namun, setiap kali akhir pekan kok justru Anda yang merindukan mantan pacar? Rasa rindu ini kemudian memicu keinginan untuk sekadar menelepon atau bahkan bertemu. Perasaan ini muncul bisa jadi karena Anda kesepian atau karena sedang merasa bosan. Apalagi jika rutinitas sebelumnya, Anda dan dia selalu menghabiskan waktu bersama di akhir pekan.
Gladding menyarankan, ikuti aturan main 30 menit. Ketika Anda mulai terpicu untuk menelepon atau bahkan ingin bertemu dengan mantan pacar, ubah fokus Anda. Kuncinya ada di pikiran Anda.
Sejak munculnya keinginan tersebut, hingga 30 menit ke depan, cari fokus perhatian yang lain. Lakukan kegiatan yang Anda suka, seperti menulis di blog atau kegiatan lain.
“Mungkin cara ini terdengar terlalu sederhana, atau bahkan tak mungkin. Namun dengan mengubah fokus dan melakukan kegiatan lain selama 30 menit, keinginan untuk menelepon mantan pacar justru akan memudar. Anda juga bisa tetap fokus dan berada di jalur yang benar jika memberikan waktu pada diri sendiri untuk melakukan hal positif sebagai cara mengalihkan perhatian Anda,” jelas Gladding.
2. Identifikasi pemicu masalah
Keinginan menelepon atau bertemu mantan pacar karena perasaan kangen boleh jadi menimbulkan masalah pascaputus hubungan. Luangkan waktu sesaat untuk mengenali pemicu spesifik dari masalah perasaan ini.
“Kebanyakan perempuan mengalami masalah perasaan seperti ini karena ada pemicunya. Jadi, kenali pemicunya secara spesifik. Pikirkan kembali, hal apa atau perilaku yang membuat Anda terjebak dengan perasaan tersebut,” katanya.
Misalnya, membaca status atau komentar-komentar di Facebook mantan pacar, mendengarkan musik favorit Anda dan dia, pergi ke restoran tempat Anda biasa berkencan. Singkirkan semua hal ini, yang membuat Anda kembali teringat padanya. Jika perlu, block sementara posting Facebook mantan pacar Anda.
Kenali penyebab yang membuat perasaan Anda mudah rapuh pascaputus hubungan. Segera lakukan tindakan untuk mengatasinya, jangan justru membuat diri Anda terjebak dalam perasaan tersebut.
3. Cari teman bicara
Alihkan perhatian Anda dari segala sesuatu tentang mantan pacar, kepada hal lain. Misalnya, dengan berbincang bersama teman yang suka bicara. Libatkan diri Anda dalam percakapan seru tentang berbagai hal bersama teman-teman dekat Anda. Nikmati suasana berbeda dengan status lajang Anda.
“Anda kerapkali bertanya-tanya si dia sedang apa atau apakah si dia sudah punya pacar baru, dan lain sebagainya. Jika pikiran-pikiran ini mulai muncul, segera hubungi teman-teman Anda. Berbincanglah dengan teman-teman Anda. Cari topik seru yang bisa mengalihkan perhatian Anda,” jelas Gladding.
4. Membuat daftar
Berpikirlah realistis pascaputus hubungan. Caranya, buat daftar tiga alasan mengapa Anda lebih baik tanpa dia. Anda boleh memasukkan alasan mengapa si dia tak cocok untuk Anda. Misalnya, si dia tidak cocok dengan ibu Anda. Atau si dia tak pernah mendukung aktivitas Anda. Apa pun itu, tuliskan sejumlah alasan yang menguatkan Anda, secara realistis, bahwa si dia memang bukan pasangan yang tepat.
Cara ini membantu Anda untuk merasa lebih nyaman dengan kondisi dan keputusan saat ini, termasuk mencegah hadirnya kembali perasaan atau keinginan bersama mantan pacar

Selasa, 28 Juni 2011

Khawarij (HR. Al Bukhari no. 6930, Muslim no. 1066)

Ada yang punya bentuk arabnya? dari hadist berikut ini :

“Pada akhir zaman akan muncul suatu kaum yang usianya rata-rata masih muda dan sedikit ilmunya. Perkataan mereka adalah sebaik-baik perkataan manusia, namun tidaklah keimanan mereka melampaui tenggorokan Maksudnya, mereka beriman hanya sebatas perkataan tidak sampai ke dalam hatinya – red. Mereka terlepas dari agama; maksudnya, keluar dari ketaatan – red sebagaimana terlepasnya anak panah dari busurnya. Maka di mana saja kalian menjumpai mereka, bunuhlah! Karena hal itu mendapat pahala di hari Kiamat.”

Senin, 27 Juni 2011

Ironi di Kerajaan Rimba


Alkisah di zaman dahulu kala, berdirilah kerajaan rimba. Di kerajaan ini sudah ada lembaga-lembaga kerajaan guna mengatur dan ‘mengamankan’ keberjalanan dari kehidupan penduduk di kerajaan. Suatu ketika, sang hulubalang yang dipercaya raja menyampaikan kabar besar kepada beberapa rakyat pilihannya. Kabar itu tentang beasiswa (wah istilah ‘beasiswa’ sudah dikenal sejak jaman rimba lho!). Sang hulubalang akhirnya memilih dari rakyat tersebut dan akhirnya menemukan 7 rakyat pilihan untuk mendapatkan beasiswanya.

Syaratnya sangat sederhana, sang rakyat yang bukan rakyat sembarang dan dapat disebut ‘7 pendekar muda’ haruslah melakukan penelitian tentang ‘karapan harimau’. Mungkin penelitian ini yang akhirnya menjadi tradisi di beberapa kota di Indonesia. Yah Cuma itu!. Beasiswanyapun diberikan dalam jangka waktu 3 tahun. 

Si 7 Pendekar Muda itupun akhirnya lega karena mereka dapat menjalani kehidupan dengan layak dan semangat. Akan tetapi alih-alih hidup layak, pas-pasanpun terkadang mereka rasakan. Terutama suatu saat, ada 3 pendekar muda yang harus melaksanakan tugas kerajaan untuk mengelilingi dunia. Ketujuh pendekar kebingungan. Tapi mau bagaimana lagi, menjumpai raja adalah hal yang sangat tidak mudah dan tidak ada waktu untuk melakukannya karena birokrasi yang berbelit-belit di kerajaan tersebut. (wah, ternyata kerajaan tersebut sudah cukup gaul yah, udah tau istilah birokrasi pulak)

Ada kecurigaan dari ketujuh pendekar bahwa sang hulubalang telah ‘bermain-main’ dengan beasiswa mereka. Ah, tapi tidak baik untuk curiga. Tapi mau gimana lagi, beberapa pendekar harus segera menjelajah kerajaan lain. Suara-suara lantangpun sudah sering dikumandangkan ke hulubalang dan lembaganya. Tapi... ah lagi-lagi tapi....

Selasa, 19 April 2011

Sistem Pembangkitan 16 2/3 Hz dan Perbandingan Kereta-Kereta Listrik di Dunia


Pagi ini saya kembali mengikuti kuliah Sistem Transportasi Elektrik yang disampaikan oleh Prof. Yanuarsyah Haroen. Pukul 07.30 tepat, saya tiba di Lab konversi dan ternyata Pak Prof sudah tiba terlebih dahulu beserta 2 mahasiswa peserta kuliah tersebut. Dengan penuh semangat Pak Prof memberitahukan gambar Pembangkitan Kereta Listrik yang dikeluarkan oleh Kraftwerk Schkopau, kalau tidak salah ini adalah jenis perusahaan pembangkitan di Jerman.
Awalnya kami kesulitan membaca gambar tersebut, maklumlah ternyata gambarnya juga baru didiskusikan kali ini. Gambar ini tergolong baru karena dibuat sekitar awal tahun 90-an disaat terjadi penyatuan Jerman Barat dan Jerman Timur.
Setelah beberapa lama melihat dan memperhatikan akhirnya disadari bahwa sistem pembangkitan tersebut menghasilkan 900 Mwe untuk menyuplai bukan hanya kereta listrik tetapi juga untuk keperluan publik. Sehingga sistem pembangkitan tersebut terbagi menjadi dua sistem yaitu 50 Hz dan 16 2/3 Hz. Sistem 50 Hz digunakan untuk menyuplai publik sedangkan 16 2/3 Hz digunakan untuk menyuplai kebutuhan kereta listrik.  Adapun untuk yang 50 Hz adalah 3 phase sedangkan 16 2/3 adalah satu phase.
Setelah panjang lebar berdiskusi tentang sistem pembangkitan ini, Pak Prof-pun mengajak kami untuk mengerti tentang kereta-kereta listrik yang ada di dunia. Saya disuruh belajar tentang Shinkansen (kereta yang ingin saya naiki). Lalu TGV Korea dibebankan ke Bang Okto dan TGV Inggris yang bernama Eurostar diserahkan ke Mas Felix.
Berikut hasil yang didapatkan
NoKereta ListrikKecepatan Maks (km/h)Kapasitas Penumpang
1Shinkansen2701255
2TGV Korea300900
3TGV Inggris (Eurostar)300794
Dari hasil diatas, dapat disimpulkan bahwa teknologi perkeretaapian di negara-negara maju sudah cukup sama. Untuk negara yang membutuhkan kapasitas penumpang yang sangat besar maka kecepatan kereta listrik yang diterapkan kurang cepat dibandingkan negara yang menomorsatukan kecepatan dibandingkan kapasitas penumpangnya.
Sembari berkelakar, Pak Prof menyampaikan bahwa kecepatan 270 dan 300 km/h untuk orang Indonesia tidak ada bedanya. Sama-sama cepat!. Kalau ada mahasiswa yang mampu membuat kereta dengan kecepatan 200 km/h saja di Indonesia, beliau akan angkat topi hehe…
*dari mas Felix:  sekadar menambahkan, tgv eurostar itu bukan hanya di Inggris, tapi juga dari Perancis (25 kV, 50 Hz), Belgia (3kV DC), selat Inggris-Perancis (namanya eurotunnel; 25 kV 50 Hz), dan Inggris (7,5kV DC; lewat London sampai Glasgow di utara Inggris).

Kesibukan Baru: Diterima Menjadi Penyiar Radio Salman


Berawal dari blogwalking ke blog salah seorang teman, lalu saya menemukan artikel tentang pengalaman debut pertamanya menjadi penyiar di salah satu radio yang baru saja didirikan pada 31 Maret 2011 silam. Berarti umur radio tersebut baru sekitar setengah bulan sampai saat ini. Tak pelak dengan membaca ini, cita-cita saya yang sudah dipendam sangat lama akhirnya membara kembali. Sehingga dengan segera saya berikan komentar di blog tersebut yang intinya ingin bergabung dengan menjadi kru radio.
Untuk memperkuat keinginan saya, tak cukup hanya dengan komentar, selang beberapa waktu kemudian saya lanjutkan dengan mengirim sms ke teman saya tersebut. Alhamdulillah, gayungpun bersambut. Sang sahabat memberitahukan saya untuk menemui Teh Ai yang akhirnya saya ketahui bernama Sundari (Sepertinya saya harus menggali informasi lebih jauh mengapa nama Sundari akhirnya dipanggil Ai).
Selepas bercanda ria dan bertegur sapa dengan teman-teman di Lab.Scada (Lab dimana tempat saya mengerjakan tugas akhir guna mendapatkan gelar sebagai Sarjana Teknik Elektro/Tenaga Listrik), sayapun bergegas mengayuhkan langkah menuju Mesjid Salman dimana radio tersebut berlokasi. SMS-an menjadi komunikasi satu-satunya saya untuk menghubungi wanita mungil yang bernama Sundari itu.
Setelah bertemu, saya diajak untuk masuk ke lokasi siaran radio di balik mihrab mesjid Salman. Wow, empat tahun saya di ITB baru kali ini tahu dan menginjakkan kaki di tempat yang sepertinya tidak diketahui oleh orang-orang kebanyakan. Di tempat tersebut, saya bertemu dengan kru-kru yang lain yaitu Kang Yudha, Irfan, Ibam dan Teh Rios. Program perkenalan yang hangat terasa mampu membuat kami lebih akrab. Sayapun diminta untuk memperkenalkan diri dan berbicara dengan Logat Medan yang sebenarnya sayapun tidak terlalu fasih hehe.. :D
Alhamdulillah, dengan keputusan Kang Yudha sebagai Pimpinan Kru, saya diterima untuk belajar dan bergabung bersama mereka. Untuk jadwal, saya diamanahkan tiap kamis pukul 09.00-11.00 pagi. Temanya tentang kesehatan. Radio yang bertempat di Salman ini bertagline ‘Progressive and Innovative’ CMIIW. Tujuan utamanya adalah untuk mensosialisasikan islam sebagai rahmatal lil alamin sehingga isinyapun lebih bersifat universal.
Ok, sudah terlalu panjang saya menceritakan pengalaman saya kali ini. Untuk itu bagi para pembaca yang ingin tahu bagaimana cara saya membawakan acara siaran radio, silahkan dengar dengan streaming radio Salman tiap kamis pukul 9 pagi. Oh iya, tambahan kamis ini juga sebagai debut saya. Jadi kalau ada kesalahan silahkan koreksi dengan semangat memperbaiki yah. Terima kasih

Sejarah IMMAM Bandung



IMMAM
Ahad (17/4) dimana hari pemilihan (dengan musyawarah) ketua IMMAM yang baru, hadir sekitar 4 alumni IMMAM untuk meramaikan acara ini. Dalam kesempatan kali ini, salah seorang tokoh pelaku sejarah pendiri IMMAM memaparkan tentang awal terbentuknya IMMAM tersebut. Diceritakan seperti ini: (saya menangkap ceritanya seperti ini, tolong dibenarkan bila terjadi kekeliruan data dikarenakan sangat penting untuk arsip IMMAM kedepannya).
Pada tahun 1985, di kampus ITB tepatnya di lapangan basket terjadilah suatu perseteruan hebat antara T.Geodesi dengan T.Elektro ITB dalam pertandingan tersebut. Mereka diwakili oleh Bang La dan Bang Ganda yang ternyata sama-sama orang Medan. Bang Ali Assegaf, seorang mahasiswa Mesin asal Solo berusaha mendamaikan keduanya. Salah satu dari kedua orang tersebut berujar,
‘Apa kau?, aku orang Batak, makan orang!.
Lalu si Bang Ali menjawab lantang, ‘Aku orang Arab, makan orang Batak’
Percakapan seru sekaligus lucu tersebut akhirnya membatalkan aksi perkelahian tersebut. Di kemudian harinya, tiga kawanan ini bertemu dan berencana untuk mendirikan suatu organisasi yang awalnya bertujuan sebagai garda terdepan dalam melakukan aksi-aksi mereka di kemudian harinya. Nah, karena melihat potensi orang-orang yang pandai ngomong dan ‘berkombur’ lebih dimiliki oleh orang-orang ‘kreak’ dari Medan, maka tercetuslah ide mendirikan Ikatan Mahasiswa Muslim Asal Medan dengan catatan, anggotanya Bang Ali yang notabene pribumi solo juga ikutan dalam mendirikan organisasi tersebut.
IMMAM sendiri adalah perpaduan dari karakter mahasiswa yang hanya beribadah saja tanpa mau ‘menginjak bumi’ dengan mahasiswa yang sering beraksi tapi tidak mau ‘melihat Tuhan’. Karakter manusia yang mencoba menyeimbangkan keduanya. Meskipun pada kenyataannya, dalam organisasi ini akan ditemui beragam karakter yang pada dasarnya membuatnya lebih bersemarak dan dinamis. Mengutip seperti apa yang dikatakan oleh Bang Adam (ketua IMMAM keberapa gitu?) bahwa karakter di IMMAM sangat beraneka ragam, mulai dari yang gemar bersajadah sampai yang suka haram jadah, ada disini.
Pendeklarasian organisasi inipun cukup mengebohkan. Tidak main-main, sebuah organisasi mahasiswa dobel sektarian (yaitu Islam dan Medan) dilakukan di depan Universitas Kristen Maranatha. Yah, mereka berupaya menunjukkan eksistansi organisasi ini meskipun di daerah yang sebenarnya sangat tidak ada kaitannya dengan IMMAM sendiri. Hingga IMMAMpun bergerak dan berkembang pesat pada waktu itu dan masih ada sampai saat ini.
[maaf bila gaya penulisannya tidak formal dimaksudkan untuk membuat pembaca menikmati tulisan ini. Adapun kesalahan penulisan dan data, saya harapkan untuk pembaca koreksi sedetail mungkin. Terima kasih]

Jangan Mau jadi Anggota DPR


Anda bersih namun suka menghujat para pemimpin berdasi yang berkantor di Senayan?. Katakanlah Anda tidak pernah melakukan kejahatan apapun dan berniat untuk memperbaiki negara ini dengan menjadi perwakilan segolongan masyarakat. Dan katanya nanti akan mewaliki aspirasi rakyat dengan baik dan terlebih lagi dengan benar. Apakah Anda seperti itu?
Ketahuilah saudara-saudaraku!. Seberapapun baik dan benarnya Anda dalam berperilaku, keberadaan Anda menjadi anggota di Dewan Pertuhanan Rakyat itu tidak akan mengubah apapun. Percaya dengan saya!.  Mari kita berfikir dengan akal sehat, dimulai dari saat pemilihan Anda menjadi anggota dewan. Pertama kali, berapa biaya yang akan Anda keluarkan dalam program kampanye Anda?. 1M-kah? atau puluhan M?. Dengan biaya sebesar itupun, Anda belum tentu secara pasti terpilih menjadi anggota dewan. Okelah, asumsikan Anda sudah terpilih dan biaya yang Anda keluarkan senilai 5 M, lalu berapa Gaji dan penghasilan bersih yang akan Anda terima selama 5 tahun menjabat menjadi anggota dewan tersebut. Hitung-hitung Anda masih hidup 5 tahun kemudian dan bermain ‘bersih’ selama menjadi anggota DPR. Hayo coba tebak berapa net income Anda?. Mungkin hanya sekitar 2M setelah dikurangi sumbangan ke DPP, DPW dll.
Sebagai manusia normal, tentu kita tahu istilah balik modal. Apakah balik modal? tentu saja tidak!. Lalu bagaimana caranya agar rupiah-rupiah tersebut kembali ke kantong dengan baik bahkan kalau bisa sebanyak mungkin? jawabnya yah ‘bermain’ di segala lini. Lini apa? Lini apa saja dimana Anda akan mempunyai kesempatan untuk ‘bermain’. Oke, kalau sampai disini Anda masih berkelit untuk tetap bermain aman.
Namun, dengan mengikuti ini berarti secara sadar anda sudah menyetujui suatu ‘program’ pembodohan rakyat untuk berharap pada suatu pola pemilihan yang hanya akan menyebabkan kekacauan dan kerusakan kedepannya. Mengapa saya berani mengatakan kekacauan dan kerusakan? Banyak fakta yang mendasarinya, contohnya coba hitung berapa calon anggota dewan yang bunuh diri, terlilit hutang atau bahkan dipenjara akibat ‘sistem kacau’ ini. Lalu, berapa biaya yang sudah dihambur-hamburkan oleh negara untuk melakukan suatu ‘ritual’ sampah yang sebenarnya masih banyak alokasi dana yang lebih membutuhkan dan lain sebagainya.
Terlebih lagi ada yang lebih penting. Yaitu kalian akan menjadi pihak yang bertanggung jawab di akhirat kelak karena menghalang umat islam yang notabene umat mayoritas di Indonesia ini dari menjalankan KEWAJIBANNYA SEBAGAI HAMBA ALLAH yang diharuskan menetapkan sesuatu berdasarkan Hukum Allah
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu(5:48). 
dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik (5:49).
Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?(5:50).
kafir dalam ayat tersebut bermakna :
1. Jika ia mengambil hukum manusia dan dia yakin hukum manusia lebih baik dari hukum allah maka kafirlah ia
2, jika hukum manusia sama dengan hukum Allah maka kafirlah ia
3. jika ada orang berhukum selain dari hukum Allah namun dia sadar dan tahu bahwa hukum tersebut tidak lebih baik dari hukum Allah dan dia sadar perbuatannya salah hal ini tidak dihukumi kafir namun dosa besar dan orang berdosa besar dalam manhaj salafus saleh tidak lah jhal ini mengeluarkannya dari islam.
hal ini menjadi pendapat Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Atho’, Ibnu taymiyah, Nashirudin al-albani dan ulama salaf maupun khalaf lainnya

Hiruk Pikuk KRL jakarta, Interview Freeport Hingga Naik Citytrans


Seusai mengikuti roadshow Indonesia Mengajar pada rabu malam, saya langsung beranjak menuju kosan teman (yang akhirnya sangat saya sesali untuk menginap di kosan aneh tersebut). Alhasil, dari rabu malam s.d jumat pagi saya cuma menghabiskan waktu di kota Tangerang yang sangat penat dan penuh nyamuk. Karena saking menjemukan dan membosankannya tempat tersebut, saya tidak bisa menahan diri lagi untuk segera pergi pada jumat paginya.
Alhamdulillah, jumat pagi saya bisa hidup bebas. Perjalanan saya selanjutnya adalah ke Stasiun Pondok Ranji, stasiun yang paling dekat dengan daerah tersebut. Karena bingung dengan daerah tersebut, akhirnya saya bertanya kepada seorang pemuda yang diketahui kemudian bernama Agus. Pemuda ini adalah mahasiswa asal Purworejo yang sedang menimba ilmu di Bina Sarana Informatika Jakarta. Dengan sangat sopannya dia mengajak saya bahkan membelikan saya tiket ekonomi KRL Jakarta tersebut menuju stasiun Palmerah. Tidak lupa saya haturkan terima kasih. Selidik punya selidik, ternyata pemuda tersebut baru mencicipi bangku kuliah di tahun ini. Berarti saya lebih tua 3 tahun dari dia. Wah, merasa lebih muda jadinya hehe..
Pengalaman menaiki KRL kali ini adalah pengalaman yang pastinya tidak akan terlupakan. Bukan saja karena tiket gratis namun pengalaman betapa hiruknya kondisi KRL kota Jakarta di pagi hari. Sesumpek-sumpeknya kereta di Bandung, KRL di Jakarta jauh lebih sumpek lagi. Wanita dan pria bercampur baur dan berdesak-desakan di kereta tersebut. Kalau sudah seperti ini, yang namanya pelecehan seksual baik secara tidak sengaja ataupun sengaja pasti akan terjadi. Contohnya saja, di samping saya berdiri seorang wanita muda yang ‘maaf’ payudaranya terpaksa mengenai tubuh saya karena didorong paksa oleh penumpang-penumpang dari luar yang ingin masuk juga ke kereta. Saya yang baru pertama kali merasakan kondisi seperti itu, sangat shock berat. Bagaimana dengan penduduk Jakarta yang katanya kondisi seperti itu sudah menjadi makanan sehari-hari mereka?. Ah sudahlah, saya kira kereta khusus wanita memang adalah hal yang sangat penting dan mendesak untuk dilakukan dalam waktu cepat. Semoga Pemda DKI merealisasikannya dengan benar agar harkat dan derajat para kaum wanita dapat terjaga.
Sesampai di Palmerah, kami (saya dan agus) berpisah dan saling menyemangati untuk melakukan yang terbaik. Yah, dia tahu kalau saya akan mengikuti interview di PT.Freeport siangnya. Setelah berpisah, saya disarankan untuk menaiki kopaja 86 untuk menuju daerah Slipi. Di slipi, saya menaiki Busway untuk menuju daerah kuningan. Adapun saya harus menaiki 2 kali Busway agar bisa mencapai daerah kuningan barat. Karena di Kuningan Barat itulah berdiri megah Plaza89, dimana PT Freeport bermarkas di Jakarta.
Karena melihat jam masih pukul 9 lewat, saya putuskan untuk makan di McD di daerah kampusnya Pak Bakrie (salah satu senior saya karena alumni tahun 1971 Arus Kuat ITB). Disitu, tak lupa saya tuntaskan kebutuhan kamar kecil yang harus dituntaskan setuntas-tuntasnya. Setelah selesai, baru bisa menikmati ‘Paket Panas’ yang disediakan McD dengan harga standard. Seusai menikmati makanan, saya melangkah menuju Plaza89 yang berada di dekat McD tersebut. Sesampai disitu, KTP harus dititipkan sebagai penjamin kartu tanpa pengenal di gedung tersebut. Setelahnya, menuju resepsionis PT Freeport di lantai satu juga. Setelah dipanggil oleh Bu Trisa saya dipersilahkan untuk menuju lantai 7 tempat proses interview dilakukan.
Saat itu, ternyata yang interview bukan cuma saya. Ada juga Mas Hamid, senior di Elektro 2005 yang juga merupakan panitia IEC III(Suatu ajang kompetisi Bisnis Plan Tahunan di ITB). Karena saya yang pertama datang, maka saya yang dipersilahkan terlebih dahulu oleh Bu Trisa untuk Interview dengan para Supervisor di Bidang Maintenance dan Kontrol di Papua sana. What? Departemen Maintenance dan Kontrol? apa tidak salah? ampun dah, salah satu senior saya yang keterima terlebih dahulu di Freeport masuk di Departemen tambang dan informasi yang saya dapat lebih tentang interview dengan para user di dept.Tambang Freeport. Duh, bagaimana ini?. yah sudahlah, berdoa dan berusaha saja.
Dua Layar TV yang sangat besar, menjadi alat kami berkomunikasi dengan para user/supervisor disana. Ada 4 orang pria dan 1 orang wanita. Ternyata mereka semua dari elektro. Saya sudah pesimis bakalan lolos di tahap ini karena merasa pasti akan dihajar dengan pertanyaan-pertanyaan power yang menakutkan. Benar saja, kala itu pertanyaan dimulai dari relay, motor, PLC, Instrumentasi, dll yang benar-benar tidak begitu saya ketahui dengan pasti. Ditambah lagi dengan persoalan-persoalan teknis yang menuntut saya untuk mengambil keputusan. Wah, bener-bener lah. Saya Kacau sekali! :D . Saya tidak dapat berharap banyak dapat lolos dari tahap ini, tapi setidaknya banyak pelajaran yang dapat saya ambil yaitu memahami lebih dalam tentang ilmu-ilmu yang sebenarnya telah diberikan secara khusus sejak tingkat 3 lalu.
Dengan langkah gontai, saya keluar dari ruang interview tersebut setelah interview yang cukup menakutkan dan berdurasi lebih dari setengah jam. Mas Hamid adalah peserta interview berikutnya. Karena melihat waktu yang hampir memasuki shalat jumat, maka saya ijin undur diri kepada Bu Trisa. Sebelumny Beliau memberitahu tentang proses kedepannya bila saya diterima atau ditolak di divisi yang bersangkutan. Saya dengan semangat mendengarkan penjelasan dari HRD tersebut yang sangat friendly beda dengan HRD perusahaan-perusahaan lainnya yang pernah saya ikuti.
Seusai shalat jumat di Mesjid Departemen Koperasi dan UKM, saya melihat-lihat pasar jumat yang berada persis di sampingnya. Karena melihat baju tebal yang sangat cocok dipakai di Bandung, saya mulai tertarik dan akhirnya melakukan proses tawar menawar. Lalu terbelilah sebuah baju baru yang tebal senilai 25ribu rupiah. Angka yang cukup worthed untuk kaos setebal ini.
Setelah selesai berbelanja, saya berjalan keluar dan mencari dimana letak travel menuju Bandung yang paling dekat dengan lokasi saya waktu itu. Ada yang menyarankan daerah mampang yang berada cukup jauh. Saya menuruti saja, di perjalanan saya melewati Kedubes Australia yang dijaga dengan penjagaan super ketat. Ada apa gerangan? ternyata kemudian diketahui bahwa baru saja terjadi pengeboman di Mesjid Kepolisian Cirebon yang menewaskan 2 orang dan puluhan lainnnya luka-luka sehingga keamanan di Jakarta semakin ditingkatkan.
Setelah melewati kedubes Australia, saya menuju Universitas Bakrie dan bertanya kepada Satpam di dekat saya tentang Travel ke Bandung. Alhamdulillah, ternyata saya tidak perlu berjalan lebih jauh ke mampang untuk menemukan travel karena di dekat Universitas Bakrie tersebut ada Citytrans yang mengangkut penumpangnya menuju Bandung.
Sayapun bersegera menuju Pool Citytrans tersebut, sebenarnya sempat hendak mengurungkan diri untuk pulang dengan Citytrans eksekutif karena mengetahui harganya senilai 70ribu dan ingin mencari travel yang lain yang kira-kira masih 50ribuan. Namun, karena melihat kondisi diri yang sudah sumpek akhirnya saya relakan untuk mengeluarkan kocek lebih agar pulang dengan lebih cepat.
Ternyata, pilihan saya menaiki Citytrans adalah pilihan yang sangat tepat. Waktu perjalanan adalah hal yang utama dalam pelayanannya. Ditambah lagi letak kursi yang sangat nyaman dan luas membuat penumpang bisa rileks. Baru disadari bahwa tidak rugi mengeluarkan uang lebih bila pelayanannya seperti ini. Memang agak kencang tapi tidak ugal-ugalan dan ini membuat saya percaya penuh bahwa driver bakalan membawa kami semua pulang ke Bandung dengan selamat. Akhirnya dengan waktu tempuh yang cukup singkat, sekitar 2 jam, kami berhasil sampai di Bandung kembali.
yah, cukup sekian pengalaman saya jumat ini. Tentu akan lebih bewarna bila saya menghadirkan data berupa foto-foto perjalanan saya namun karena handycam yang saat itu sedang lowbat dan sulit untuk dikeluarkan maka saya putuskan untuk tidak mengambil gambar satupun.

Serangan Ulat Bulu di KBL ITB Tahun Lalu


Berita tentang serangan ulat bulu yang banyak terjadi di sebagian daerah Indonesia tahun ini cukup mengerikan. Bagaimana tidak, berawal dari daerah Probolinggo dimana serangan ulat bulu ini pertama kali ditemukan di tahun ini dan akhirnya menyebar ke berbagai kota termasuk Bandung, Jakarta, Semarang, Bali bahkan Medan. Kejadian inipun telah diteliti oleh pihak LIPI dimana sampelnya menggunakan ulat bulu yang berasal dari Yogyakarta dan Jember yaituLymantria marginalis, Arctonis species (belum tahu genusnya), dan Cyana veronata.
Ulat bulu
Ternyata ulet bulu dalam spesies lymantridae sudah ada di Indonesia namun dahulu tidak begitu meledak seperti sekarang. Dan spesies lymantride ini memang senang makan kelompok mangga. Sehingga tidak heran jika ulat bulu ini menyerang Probolinggo yang banyak menanam pohon mangga.Ketersediaan hostplan (sumber pangan) juga sangat menentukan keadaan populasi.
Salah satu faktor yang menyebabkan serangan ulat bulu dalam jumlah besar adalah karena berkurangnya jumlah predator ulat bulu ini. Predator tersebut adalah serangga dan burung. Yang paling ampuh sebenarnya adalah burung. Akan tetapi, karena perdagangan burung kian marak, populasi burungpun akhirnya berkurang dan terjadilah seperti ini. Mungkin bagi Anda yang memiliki ‘burung’ peliharaan sebaiknya dilepaskan sebentar guna membantu mengatasi serangan ulat bulu ini. :D
Di Bekasi
Lha! Saya kok malah meluas. Ok, balik sesuai judul yaitu serangan ulat bulu di KBL tahun lalu. Pertengahan Maret tahun lalu adalah hari-hari naas bagi sebagian kantin yang didekatnya berada pohon-pohon yang dihinggapi oleh ulat bulu ini. Bagaimana tidak! Contohnya saja KBL, hampir seluruh atap gedung, beberapa meja, bangku bahkan tangga diserang oleh ulat ini. Para konsumen yang tadinya berlapar-lapar seusai kuliah dan dateng ke KBL akhirnya mengurungkan niatnya untuk menikmati makanan di KBL karena sudah bergidik melihat serangga kecil namun menjijikkan tersebut.
Di minggu pertama, saya hanya mentitahkan kepada seluruh karyawan untuk membersihkan ulat bagian gedung dengan lebih intensif kembali sembari melihat perkembangan selanjutnya. Minggu kedua dan ketiga ternyata lebih parah, Pepohonan kayu manis yang ada disamping KBL nampak seperti batang yang berdurikan ulat bulu di sekujur pohon tersebut. Sangat amat menjijikkan. Namun pilihan menggunakan  pestisida adalah pilihan GILA yang tidak mungkin saya ambil waktu itu karena akan sangat berpengaruh terhadap sanitasi air dan properti masak yang ada di KBL dan nantinya akan menimbulkan sustainable effect terhadap culinary process yang dijalankan di KBL.
Di pohon
Ok, selanjutnya saya putuskan untuk menyiramkan air dan membuang ulatnya. Yah, karyawan sebagai makhluk biasa dan taat akhirnya patuh terhadap perintah saya. Keesokannya harinya, bukannya berkurang malah ulat bulunya semakin berdatangan. Sepertinya si ibu ‘ulat bulu’ tidak rela anak-anaknya dibuang ke tempat lain sehingga memanggil ‘ibu-ibu’ ulat yang lainnya untuk beranak di pohon tersebut.  Lalu di akhir minggu keempat, cara terakhir yang paling ampuh dan tangguh dicetuskan oleh karyawan yaitu dengan ‘Membakar’ pohon tersebut. Ternyata dengan melakukan proses pembakaran, ulat bulunya banyak yang mati dan menjadi solusi untuk mengatasinya. Meskipun keesokan harinya kami harus berhadapan dengan pihak ITB yang mempertanyakan legalitas proses pembakaran yang kami lakukan terhadap pohon yang keberadaannya di ITB sangat dilindungi dan dijaga.
Tapi persetanlah!,  yang penting saya tidak melihat lagi makhluk kecil menjijikkan itu. Menjijikkan dalam artian membuat diri bergidik sembari ingin muntah dibuatnya. Peristiwa ini sungguh-sungguh sangat mengurangi target omset yang saya buat saat itu. Namun di akhir tahun, saya mampu berbangga diri karena omset dan SHU akhirnya sangat melebihi dari omset dan SHU yang saya targetkan hehe.. caranya membuat penyesuaian harga yang sebelumnya merugikan menjadi menguntungkan lalu regulasi belanja bahan baku yang sering saya pandang cukup memboroskan. Nah, akankah tahun ini KBL akan diserang oleh hama ulat bulu lagi? Mungkin tinggal menghitung hari karena setahu saya dari berita yang saya baca, hama ulat bulu sudah datang lagi ke Bandung.
Kepada ulat bulu yang mau datang, mari kita haturkeun wilujeng sumping ti Bandung